awalnya karena iseng tidur di discord
berawal ketiduran di discord, tiba-tiba dia datang membangunkanku. sudah beberapa hari aku sangat merasa akan kekosongan sampai meminta rekomendasi playlist patah hati dari iqi via whatsapp. tetapi yang malah dapat lagu jatuh cintah, Osli Ibrahim - I'm The Man You are Loking For.
benar-benar ini lagu jatuh cinta, padahal yang sedang ku inginkan adalah "making worse scenario" dan ingin patah hati. benar-benar aku gila dan sangat bosan.
yah memang entah kenapa akhir-akhir ini aku suka tidur di discord, tapi pada saat malam itu aku sengat ke channel untuk sendirian kalau tidak salah aku bersama ritim untk beberapa saat dan ketiduran.
bunyi suara yang memanggil "kadek, kadek, kadek" sampai ku terbangun dan ku bertanya siapa dirinya? kemudian dia pamit dan meminta maaf, btw sepertinya dia mengira aku adalah laki-laki.
Okay, suaranya berat. seperti penyiar radio dan VO talent. ok, aku tertarik. dengan suaranya.
ku coba menggali informasi siapa dirinya kenapa tiba-tiba ada di grup discordku, ternyata dia juga kesasar diculik oleh teman-temanku. kata seorang temanku "gi, dia sultan juga tuh"
wah, ada kata sultannya saya jadi tertatik untuk merekrutnya ke guildku, dan kelihatannya dia kekurangan pergaulan di seal. begitulah aku, matre dan sangat melihat potensi seseorang untuk dimasukkan ke grup. ya maap!
esoknya ku temukan di seal, ku whips dan mengajaknya bergabung tapi dia menolak karena sudah punya guild. ok. ketanya mau anti-drama kalau banyak guild. ok. semenjak itu entah sejak apa aku sering ngikut-ngikut aja ke party dia ketemu teman-temannya dan dungeon bersama.
lama-lama dia menghubungi via call discord, dan ringtone discord di hp ku tidak bunyi
dan chatnya masuk, ketanya call nya tak ku jawab, ku bilang eror.
akhirnya ku call dia, malam itu sekitar pukul 2 pagi. dan...
kami ngobrol sampai pukul 4 pagi. kenapa jadi sangat dalam ya. sampai akhirnya aku curhat tentang tugas akhirku dan dia memberikan pengalamannya yang mengenaskan juga saat mengerjakan tugas akhirnya dulu.
oke.
obrolan kami mulai atraktif saat dia mengaku bukan tinggal di indonesia, dan aku sangat penasaran bagaimana tinggal di luar negeri. tau aku bertanya begitu, dia sangat semangat untuk menceritakan kenapa dia bisa tinggal di eropa. ok. aku tak menyangka, kami berdua begitu intensif untuk bercerita padahal kami belum tau nama asli masing-masing, tapi bisa ngobrol seperti teman lama.
obrolan pertama kali kami cukup menarik, kami membahas mulai dari soal pertemanan di seal, skripsi, kuliah, kkn, pekerjaan, budaya, tempat tinggalku, latar belakangku, fotografi btw kami saling sharing hasil jepretan masing-masing. kalau blind date sungguhan, hal seperti ini akan dibahas. malam itu aku sangat cerewet.
karena imajinasiku begitu liar, aku membayangkan wujud wajahnya, dengan suaranya yang sangat berat, hahahaha. yg ku bayangkan adalah tipikal cowok ibu kota yang fashionnya sangat 'edgy' berbadan tinggil dan cukup oriental. (seperti postur si abang borong-borong)
setelah obrolan pertama yang lumayan lama dan tanpa perkenalan, aku merasa bangga akhirnya punya teman lagi yang berada di luar negeri, setidaknya aku membangun koneksi. hmm menarik.
baiklah, aku hanya baru mau menceritakannya saja dulu bagaimana awalnya, disini aku asih biasa-biasa saja, aku menganggap seperti punya temen yang seru pada umumnya. kan temanku banyak walaupun cowok yg biasa ku ajak ngobrol.
sesuatu yang diawali dengan keisengan memang akan selalu membawa sesuatu hal yang lain, teoriku 2019. hehe.
btw saat itu lagi summer.
benar-benar ini lagu jatuh cinta, padahal yang sedang ku inginkan adalah "making worse scenario" dan ingin patah hati. benar-benar aku gila dan sangat bosan.
yah memang entah kenapa akhir-akhir ini aku suka tidur di discord, tapi pada saat malam itu aku sengat ke channel untuk sendirian kalau tidak salah aku bersama ritim untk beberapa saat dan ketiduran.
bunyi suara yang memanggil "kadek, kadek, kadek" sampai ku terbangun dan ku bertanya siapa dirinya? kemudian dia pamit dan meminta maaf, btw sepertinya dia mengira aku adalah laki-laki.
Okay, suaranya berat. seperti penyiar radio dan VO talent. ok, aku tertarik. dengan suaranya.
ku coba menggali informasi siapa dirinya kenapa tiba-tiba ada di grup discordku, ternyata dia juga kesasar diculik oleh teman-temanku. kata seorang temanku "gi, dia sultan juga tuh"
wah, ada kata sultannya saya jadi tertatik untuk merekrutnya ke guildku, dan kelihatannya dia kekurangan pergaulan di seal. begitulah aku, matre dan sangat melihat potensi seseorang untuk dimasukkan ke grup. ya maap!
esoknya ku temukan di seal, ku whips dan mengajaknya bergabung tapi dia menolak karena sudah punya guild. ok. ketanya mau anti-drama kalau banyak guild. ok. semenjak itu entah sejak apa aku sering ngikut-ngikut aja ke party dia ketemu teman-temannya dan dungeon bersama.
lama-lama dia menghubungi via call discord, dan ringtone discord di hp ku tidak bunyi
dan chatnya masuk, ketanya call nya tak ku jawab, ku bilang eror.
akhirnya ku call dia, malam itu sekitar pukul 2 pagi. dan...
kami ngobrol sampai pukul 4 pagi. kenapa jadi sangat dalam ya. sampai akhirnya aku curhat tentang tugas akhirku dan dia memberikan pengalamannya yang mengenaskan juga saat mengerjakan tugas akhirnya dulu.
oke.
obrolan kami mulai atraktif saat dia mengaku bukan tinggal di indonesia, dan aku sangat penasaran bagaimana tinggal di luar negeri. tau aku bertanya begitu, dia sangat semangat untuk menceritakan kenapa dia bisa tinggal di eropa. ok. aku tak menyangka, kami berdua begitu intensif untuk bercerita padahal kami belum tau nama asli masing-masing, tapi bisa ngobrol seperti teman lama.
obrolan pertama kali kami cukup menarik, kami membahas mulai dari soal pertemanan di seal, skripsi, kuliah, kkn, pekerjaan, budaya, tempat tinggalku, latar belakangku, fotografi btw kami saling sharing hasil jepretan masing-masing. kalau blind date sungguhan, hal seperti ini akan dibahas. malam itu aku sangat cerewet.
karena imajinasiku begitu liar, aku membayangkan wujud wajahnya, dengan suaranya yang sangat berat, hahahaha. yg ku bayangkan adalah tipikal cowok ibu kota yang fashionnya sangat 'edgy' berbadan tinggil dan cukup oriental. (seperti postur si abang borong-borong)
setelah obrolan pertama yang lumayan lama dan tanpa perkenalan, aku merasa bangga akhirnya punya teman lagi yang berada di luar negeri, setidaknya aku membangun koneksi. hmm menarik.
baiklah, aku hanya baru mau menceritakannya saja dulu bagaimana awalnya, disini aku asih biasa-biasa saja, aku menganggap seperti punya temen yang seru pada umumnya. kan temanku banyak walaupun cowok yg biasa ku ajak ngobrol.
sesuatu yang diawali dengan keisengan memang akan selalu membawa sesuatu hal yang lain, teoriku 2019. hehe.
btw saat itu lagi summer.


Komentar
Posting Komentar